Menatapmu kulihat banyak ketenangan dan keheningan. Banyak hal yang kutemukan ketika melihatmu, terkadang engkau muram sehingga keindahanmu tak nampak bagiku, namun ketika engkau ceria sungguh begitu cantik dirimu.
Sungguh dirimu tak terlihat oleh mata ini, namun kehadiranmu bisa kurasakan.setiap engkau menyapa dengan lembut membuat hati ini menjadi tenang, membawa kelembutan dan kesejukan. terkadang engkau hadir dengan penuh semangat. hingga diri ini terbawa oleh semangatmu. terkadang engkau bisa membawa kesedihan namun engkau tetaplah hal yang indah bagiku.
Kedatangamu sungguh tak terduga, tanpa menyapa engkau datang begitu saja. Membuatku tak berdaya dan hanya bisa berserah diri.Perlahan dirimu membuatku terdiam, menunggu sampai engkau pergi meninggalkan diri ini dalam penantian
“Wajahmu begitu
bercahaya malam ini, mengalahkan ribuan bintang-bintang yang ada dilangit. Dirimu
sungguh menawan walaupun terkadang cahayamu tertutup oleh gelapnya awan. Namun engkau
tetap setia menyinari malam ini walau dengan kesendirian. Melihat wajahmu yang begitu indah membuat hatiku menjadi
tenang dan damai. Hingga hati ini enggan tuk berpaling darimu”
“Burung kecil, dirimu
begitu ceria mengepakkan sayapmu yang mungil. Melayang kesana kemari diangkasa
yang kelabu. Dirimu bermain begitu ceria hinga aku merasa iri akan tingkah
polahmu yang riang."
"Rinai
hujan yang membasahi tubuh, seakan menambah dahaga akan karunia yang telah banyak
diberikan, kehangatan tubuh ini perlahan pergi seiring semilir angin yang
berhembus. Walaupun semakin dingin terasa tak menghalangiku tuk menikmati
karunia alam yang sangat luar biasa ini."
“ketika kuintip gelapnya malam yang berselimut
dengan hembusan angin yang damai. Ku temukan secerca keindahan yang malu-malu
untuk menampakkan wajahnya. Wajahnya begitu indah damai. Hingga hati ini enggan
tuk berpaling darinya.."